Salam 2010

Alhamdulillah... baru berkesempatan untuk menjengah ke blog tersayang... muah muah muah... rindu kat blog pink ni... for the first entry 2010, I just posted my little projet yang hubby suruh buat... lama dah dia suruh buat tapi tak berkesempatan... yang ini pun I just copy and paste dari internet jugak...

Ingat lagi masa mula2 nikah, about 10 years ago, hubby mintak hafalkan ayat dari surah At-Taubah ayat 128-129.  Katanya ayat ni bagus di amalkan disamping bacaan ayat2 Al-quran yang lain... Beliau ajarkan untuk dibaca sebanyak 7 kali setiap lepas solat fardhu.... alhamdulillah hingga ke hari ni kami masih lagi mengamalkan bacaan ayat2 ini...  




Terjemahannya:

Sesungguhnya telah datang kepada kamu seorang Rasul dari golongan kamu sendiri (iaitu Nabi Muhammad Sollallahu 'Alaihi Wasallam), yang menjadi sangat berat kepadanya sebarang kesusahan yang ditanggung oleh kamu, (dan) ia pula menumpahkan perasaan belas serta kasih sayangnya kepada orang-orang yang beriman. Kemudian jika mereka berpaling ingkar, maka katakanlah (wahai Muhammad): "Cukuplah bagiku Allah (yang menolong dan memeliharaku), tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, kepada-Nya aku berserah diri, dan Dia lah yang mempunyai 'Arasy yang besar."

Fadhilat Ayat 128-129 Surah at-Taubah

1. Ayat ini boleh memanjangkan usia dengan izin Allah jika dibaca secara berulang-ulang kali.

2. Jika dibaca tujuh kali setiap hari maka ia boleh memudahkan urusan dunia dan akhirat.

3. Jika dibaca pada pagi, ia boleh menjauhkan ancaman untuk hari itu, begitu juga jika dibaca pada waktu petang, boleh menghindarkan ancaman pada waktu malamnya. Insya-Allah.

4. Ayat ini juga boleh menambah keteguhan iman seseorang itu kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Ilmu pemanis alhikmah yang berasal dari ayat al-qur'an ialah surah at-taubah. Dan surah ini memiliki banyak khasiatnya, antaranya ialah:

1. Penunduk
2. berkarisma
3. Perukun suami / isteri
4. Orang akan segan
5. penjahat akan takut melihat atau menggangu
6. Rezeki yang sempit akan di luaskan dan akan mendapat rezeki dengan tidak disangka (layahtasib).
7. Panjang Umur
8. Orang akan kasih dan sayang.
9. Sebagai penawar penyakit jika diamalkan selalu.
10. Tidak akan dimakan gaman, kebal senjata tajam, terhindar dari bahaya.

Happy Holiday !

School holiday's coming.  If you all happen to be in Kuantan and can't decide where to stay, please welcome to stay in our weekend apartment at your affordable price :p

Please click here for more pictures!


Perfect for a relaxing family holiday or a quiet romantic getaway!

Fantastic features of our apartment :-
- Fully furnished
- Fully air-conditioned
- Master bedroom with attached bathroom, complete with jacuzzi
- Kids' bedroom with 2 single beds
- Kitchen, stove, refrigerator 
- Perfect sea view from living room and bedrooms
- Next to 18-hole Golf Course.
- Next to public park (Taman Teruntum ).
- 5 minutes to Teluk Cempedak.
- 5 minutes to McDonald’s & KFC (24hr)
- 5 - 10 minutes to Kuantan town.

Facilities:
- Clubhouse.
- Restaurant / Coffeehouse
- Swimming Pool (adult and children).
- Tennis Courts.
- Gymnasium.

For enquiries, daily/weekly rates, or reservation, please email us @
mahariani@gmail.com



Our Sweet Escape!

Dear beloved family members and dearest friends,

It seems like I don't have extra time to drop by here in my beautiful blog.  I've been spending most of my precious moments with my beloved mom, my 2 girls, and my hubby. 

As promised, I've snapped several pictures of our new apartment.  Really looking forward to stay here during this school holiday so that I can blog peacefully from here  :P  .




Can you all see the deep blue sea from my living room? :p




This is the sea view from living room balcony.  I just love the contrast of deep blue ocean and white turquoise sky and fresh green trees.




View from bedroom's door!




Subhanallah!  Cantiknya ciptaan Allah!
This is an evening sea view from master bedroom's balcony




A view of a living room from the balcony.  To the left is master bedroom with wooden window.  To the right is my favorite spot, with a pair of wrought iron chairs, facing bedroom's door.
Can feel the ocean breeze, can hear the sounds of waves while reading or while practising Qi Gong!
At the back of the wall, behind Mimi, is kids' bedroom.



And here are pictures of kids' haven!!  Oh, not to forget, we all love too!! :p





 
 

Alhamdulillah....



We've decided to make this apartment as our weekend getaway apartment and we proudly welcome our beloved family members and dearest friends to stay in here and experience the picturesque view of deep blue south china sea !!


Insya Allah....

Naik Rumah Baru !

Alhamdulillah... semalam seharian di rumah baru.. a.k.a rumah hujung minggu. Syukur kepada Allah kerana telah memurahkan rezeki dan memanjangkan sedikit lagi umur... sempat lagi menikmati keindahan alam ciptaan Allah... Rumah baru ni Insya Allah dapat memberi semangat untuk kami meneruskan sisa-sisa hidup...

View rumah ni amat perfect sekali... boleh nampak view laut dari ruang tamu dan juga dari dalam master bedroom... terletak di atas bukit berhampiran Pantai Teluk Chempedak... ahhh... bebasnya rasa... aman damaiiii... Alhamdulillahhhhh...

So, this week and the following weeks I'll be busy with cleaning and kemas-kemas thing, since previous owner byk tinggalkan barang2, ada yg berguna, byk juga yg tak berguna :p... Insya Allah I'll post some picture later when I'm done.. hehe...

Till we meet again. Take care.

Happy 10th Anniversary!

Salam Syawal,

It's been weeks that I didn't post any entry in this lovely blog... not that I'm still in raya mood... just that I'm a little bit busy with my work... I won't talk about raya, as last raya was the "hambar" raya I've ever had... my mom was sick... followed by I had an eye infection.. but Alhamdulillah, we are ok now... mom's getting much better, and I'm still healthy.

As October is the Breast Cancer Awareness Month, I really hope that all of us never miss to do the BSE. Please click here on how to do your BSE. Early detection of breast cancer (BC) can save our life. I actually detected my weird sign of BC during the monthly BSE. A small drop of blood suddenly came out from my right nipple... then, from there, I've been through a battery of tests until the doctor confirmed it was BC, and I never ever believed that, at that time, because I have no family history of BC at all, I'm 31 years old, still young, and I lead a healthy lifestyle, I always eat daily supplement....and why me?? I really thought that I was going to die! I cried the whole day! But Alhamdulillah, my husband and my girls are my strengths. I woke up and never cried again... I have been through mastectomy, chemotherapy, radiotherapy. Despite of a lot of uncomfortables, I'm getting healthier and better... I considered myself lucky since my BC was in an early stage, as it has not been spread to other part of my body... yet.. But I really thanked myself for doing monthly BSE and made a huge decision about curing the BC! I really followed what my heart said, and I was damn sure that it was the "nur and hidayah" from Allah. Syukur Alhamdulillah...

Actually, today is really a special day for me... 10 years ago my husband and I were married... and until now, we're still happily married, with two lovely princesses, and we pray that our love will last forever... This morning I asked my hubby, what do u want for our anniversary... I'm so moved that his answer was,"Sayang, your health is the most precious gift I've ever wanted". And he once said, " Sayang tau tak, ada satu benda yang Abang tak sanggup nak hadapi dan memang tak bersedia nak hadapi dalam dunia ni?" I said, "Apa dia?" "Abang tak sanggup hadapi jika Sayang tak ada kat dunia ni... Abang tak boleh hidup tanpa Sayang" I was so really touched by him that I couldn't stop my tears...huhuhu.... I always pray to Allah that He will lengthen a little bit more time for both of us so that we could see our two angels grow up, and we both really want to grow old together! His love and our 2 girls are the best gift I've ever had in my life.

I once heard about a story of a mom with 4 grown up boys. She was always stressed out because her boys always messed their living room with dirty shoes. She then went to see a psychiatrist. Then, the psychiatrist asked her to close her eyes and imagine that her house was so clean and neat. The mom was so relieved and happy. Then, the psychiatrist asked her again to imagine that no one else stayed in her clean and neat house, except for her, because the boys were gone!! No more dirty shoes in living room! Are you happy about that, asked the psychiatrist. And now, she just realised not to look at the negative sides, but turned it to positive! She never ever stressed out again, but loved more her boys...So, moral of the story is, always be thankful... bersyukur... positive, optimist, and spend every single moment that we have with our loved ones....

Ya Allah, kekalkan cinta kami di dunia dan akhirat. Ya Allah, masukkan kami ke dalam Syurga Firdaus Mu agar kami dapat terus bercinta selama-lamanya. Aminnnnnnn

Menu Raya

Selamat Menyambut AidilFitri,

We planned to go back to KB in the evening of 1st day raya... so, that means, i'll have to cook something..walaupun semangat untuk nak masak dah hilang semalam, tapi hari ni semangat tu muncul kembali... yes yes! Lagipun, takkan nak gi makan umah orang je kan dari pagi sampai petang... suami tercinta pulak mengidam nak makan nasi dagang kelate (beras perang) bersama kerutuk ayam dan gulai ikan aya.... yang dimasak oleh isteri tercinta... hehe... tak sedap makan yang orang lain masak... ye ke???? Alhamdulillah....

Insya Allah, kalau larat, apa saja yang suami nak makan tu, kita masak dengan seikhlas hati... pasti masakan tu bertambah sedap.....

Alhamdulillah... segala apa yang berlaku pasti ada sesuatu yang tersirat yang Allah nak tunjukkan pada kita... maybe it's time for me to learn to celebrate Hari Raya independently--tanpa ibu tersayang dan adik kakak yang dikasihi--, to think that this is our family, the 4 of us--me, husband, fifi &mimi, to be a wonderful mom and a superb wife , and to be missed by them, all the time.... :p

Kepada teman-teman yang kebetulan berada di Kuantan pada hari raya pertama ni, terutama Yust dan Zieha, jemputlah ke rumah Maria ye...

Ramadhan Berlalu, Syawal Menjelma

Salam Ramadhan,

Semalam lepas solat terawikh hati rasa sayu je... sedih pulak rasanya sebab Ramadhan dah makin berlalu... bulan seribu rahmat dah nak meninggalkan kita... tak tahulah sempat ke tak untuk menikmati Ramadhan pada tahun hadapan... Insya Allah, jika dipanjangkan umur oleh Allah Taala, kita pasti berjumpa lagi...

Suasana di masjid pun agak suram... pada awal Ramadhan dulu, saf wanita (di masjid besar Kuantan) ada lah dlm 5-6 saf... tapi semalam, tinggal 2 saf saja... lepas solat terawikh 8 rakaat, saf dah tinggal 1/2 saf aje... mungkin ramai daripada kita sedang sibuk buat biskut raya, kemas-kemas rumah, dan tak kurang juga masih lagi sakan bershopping... tapi Alhamdulillah, semalam kami amat bersemangat untuk qiam... mungkin sebab semalam adalah malam yg ke-27, malam di mana Malam Lailatul Qadr sering berlaku... wallahua'lam... Moga-moga segala amalan kita semua diterima oleh Allah Taala...

Syawal pun kian menjelma...tahun ni, kami bercadang untuk beraya di Kuantan, belah mertua... pada awalnya, kami berasa macam excited jugak nak beraya di rumah sendiri... tapi nampak gayanya, sama seperti di tahun2 yang lepas... kalau turn beraya di Kuantan, nama je beraya di Kuantan, tapi petang raya kami dah cabutttt... tak tahan lah beraya di negeri orang... nak balik jugak ke negeri sendiri... semalam masa bukak puasa, hubby cakap, "Mami tak payah masak lah raya ni... kita beraya rumah Mak Abang kejap, pastu petang kita balik KB terus"... oh yes yes!! hehehe... pucuk dicita ulam pun mendatang... Tapi, apa yang best masa beraya di Kuantan ialah, 1st raya dapat beraya dengan Bonda Nafisah serta ipai duai... dan Raya ke-2 dan seterusnya bolehlah lama2 sikit di negeri sendiri... ehhehehe

Tiba-tiba jugak semangat untuk masak menu pagi raya di rumah sendiri telah hilang ntah ke mana dah... padahal masa balik KB hari tu, dah siap beli beras nasi dagang, rempah kerutub, rempah kuzi, saffron... dll... dua tiga hari lepas dah pening kepala mikirkan menu apa nak masak... yang terbayang di fikiran ialah nasi dagang kelantan+gulai ikan aya, kuzi ayam+roti jala, mi kari, makaroni bakar... hmm..hmmm...nampaknya menu ni kena di brought forward ke jamuan open house bila2 nanti... itupun kalau tuan empunya badan ni sihat dan rajin serta ada semangat untuk masak... heheheh... yg penting semangat... kalau takde semangat memang tak sukaaaa sangat masak... rasa cam nak makan yang orang lain masak je.... Di Akhir Ramadhan ni pun memang takde semangat nak masak... dah tak tau nak masak apa dah...

Oklah... hingga berjumpa lagi selepas raya nanti... maaflah jika ada salah dan silap... maaf zahir dan batin... selamat bercuti... Memandulah dengan berhemah !

Tag dari Ira

Salam Ramadhan... ni nak jawab tag dari Ira

NAMA TIMANGAN ANDA
Mami, Marr, Maria, Tanti

ANDA SEORANG YANG....

Positif, Optimis, Tidak suka simpan dendam, senang memaafkan orang, Penyayang

INSAN TERISTIMEWA ....
Anak-anak yang dikasihi, suami tercinta, ibu tersayang, keluarga dan teman-teman.

LAGU KESUKAAN ANDA LAGU...
Lagu raya buat masa ni, Lagu2 Opick, Siti, Ungu

MAKANAN KESUKAAN ANDA...
Sama gak cam Ira, laksa Penang, juga sangat meminati Tom Yam

SIKAP YG BUAT ANDA STRES...
Saya pernah stress bila ada orang mengatakan saya bukan Islam hanya kerana menolak rawatan tradisional (bomoh), tetapi memilih rawatan moden (surgery, chemotherapy, radiotherapy) semasa saat-saat getir merawat penyakit Kanser Payudara lebih 2 tahun dahulu... Semoga Allah Taala memberi petunjuk dah hidayah kepada seseorang yg berkata demikian itu...

WARNA KESUKAAN...
Pink and earth colors

Lailatul Qadar

Salam Ramadhan...
Malam tadi adalah malam ke-21 Ramadhan... malam ganjil pertama bagi 10 hari terakhir di bulan Ramadhan ini... Maria yakin kita semua telah berlumba-lumba untuk qiamullail pada malam2 sebelum ini, dan lebih rajin lagi pada malam tadi, juga malam2 yg terakhir ini... diharap kita semua akan berjumpa dengan lailatul-qadar... malam seribu bulan... dan semoga segala amalan kita digandakan pahala oleh Allah Taala...

Dalam al-Quran, Allah SWT berfirman yang bermaksud: "Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Quran) ini pada Malam Lailatul-Qadar, Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui apa dia kebesaran Malam Lailatul-Qadar itu? Malam Lailatul-Qadar lebih baik daripada seribu bulan. Pada Malam itu, turun malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka, kerana membawa segala perkara (yang ditakdirkan berlakunya pada tahun yang berikut); Sejahteralah Malam (yang berkat) itu hingga terbit fajar!" (Quran, Al-Qadr 97: 1-5)

Berdasarkan ayat di atas dapat dilihat bahawa malam al-Qadar disebut juga dengan malam yang penuh keberkatan. Sebab pada malam itu Allah mencucuri pelbagai rahmat, keampunan dan keberkatan kepada orang yang beramal dengan khusyuk dan berdoa dengan penuh keikhlasan.

Kepada mereka Allah memberikan ganjaran kebaikan yang sama nilainya dengan beramal seribu bulan. Firman Allah bermaksud: "Malam al-Qadar itu itu lebih baik daripada seribu bulan" (Surah al-Qadr, ayat 3) .

Sebab-sebab Allah adakan Lailatul Qadr

Allah SWT Taala yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, amat menyayangi hamba-Nya yang taat beribadat kepada-Nya, ia tidak lain adalah untuk menganugerahkan kepadanya pahala-pahal yang banyak, supaya dengannya dia akan dapat masuk syurga.

Terdapat beberapa pandangan ulama yang menyebut bahawa, Allah SWT mempunyai sebab kenapa Dia mengadakan Lailatul Qadr buat umat Nabi Muhammad s.a.w antara lain;

Menurut Imam Malik, Rasulullah melihat bahawa umur umatnya tidak sepanjang umat sebelum mereka, baginda bermohon kepada Allah memberikan peluang di mana umatnya supaya dapat beramal dengan yang nilainya sama dengan amalan umat sebelum mereka.

Sementara Imam al-Qurtubi pula berpendapat, Rasulullah diperlihatkan kepadanya usia umat terdahulu, maka Baginda berasa usia umatnya terlalu pendek hingga tidak mungkin dapat mencapai amal seperti yang diraih oleh umat terdahulu yang usianya panjang. Purata usia umat Muhammad antara 60 hingga 70 tahun menurut maksud satu hadis Rasulullah. Sebab itu Allah menawarkan malam al-Qadar yang mempunyai nilai pahala seribu bulan kepada Rasulullah, para sahabat malah kepada seluruh umat baginda s.a.w.

Justeru, malam al-Qadar adalah satu kurniaan Ilahi yang dianugerahkan oleh Allah kepada Rasulullah dan umatnya sebagai tanda kasih sayang dan rahmat-Nya yang menyeluruh. Amal kebajikan seseorang hamba Allah pada malam itu adalah lebih baik daripada amal kebajikan selama seribu bulan atau menurut ulama sebagai 83 tahun empat bulan.

Dorongan Nabi supaya umatnya terus beribadat pada malam tersebut

Kerana keutamaan ini, Rasulullah menganjurkan umatnya agar mencari dan seterusnya mendapatkan malam al-Qadar yang penuh keberkatan itu. Dalam hal ini, Rasulullah perlu dijadikan ikutan yang menampilkan teladan terpuji dalam menghidupkan malam terakhir Ramadan.

Ini dilakukan dengan melaksanakan iktikaf, membangunkan keluarga agar lebih meningkatkan amalan ibadat pada malam hari dan tidak mendekati isterinya dengan tujuan memperbanyakkan amal ibadat di masjid seperti solat tahajud, Witir, solat Tarawih, membaca dan tadarus al-Quran serta berzikir kepada Allah dan amalan solih lain yang dianjurkanIslam.

Rasulullah sentiasa memanjatkan doa ke hadrat Ilahi. Antara yang sering Baginda baca ialah doa maksudnya: "Wahai Tuhan kami! Anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan juga kebajikan di akhirat serta peliharakanlah kami daripada seksaan api neraka yang pedih."

Doa yang dilafazkan itu bukan sekadar satu permohonan untuk memperoleh kebajikan dunia dan akhirat, malah untuk memantapkan langkah dan kesungguhan agar dapat meraih kebajikan yang dijanjikan Allah. Ini kerana doa itu sendiri membawa maksud satu permohonan yang penuh tulus dan pengharapan, di samping disusuli dengan usaha melipatgandakan amal ibadat yang mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu, setiap Muslim dianjurkan bertaubat dan memohon ampun kepada Allah daripada sebarang kesalahan dan dosa selama ini. Setiap manusia tidak terlepas daripada kealpaan dan seterusnya melakukan kesalahan yang dilarang Allah. Dalam hal ini, Rasulullah bersabda maksudnya: Setiap anak Adam tidak akan terlepas daripada melakukan dosa dan sebaik-baik orang daripada kalangan yang berdosa itu ialah yang bertaubat kepada Allah. (Hadis riwayat Tirmizi dan Ibnu Majah)

Berdasarkan permohonan inilah maka Allah menurunkan Lailatul Qadar.

Hikmah dirahsiakan kehadirannya

Sesungguhnya ayat al-Quran yang menceritakan tentang masa berlaku Lailatul Qadr, tidak dijelaskan secara jelas, kerana ia bertujuan agar manusia tidak hanya tertumpu pada satu malam sahaja jika mereka tahu malam tersebut, justeru ia dirahsiakan agar mereka menghidupkan setiap malam terakhir Ramadan dengan amalan-amalan yang pernah dilakukan oleh baginda, para sahabat dan para solihin terdahulu.

Syeikh Muhammad Abduh berpendapat bahawa sebab malam itu diturunkan kepada umat Muhamad kerana Qadar itu bermakna ketentuan atau takdir. Pada malam itu Allah mula mentakdirkan agama-Nya dan memerintahkan nabi-Nya untuk menyeru manusia kepada agama yang melepaskan mereka daripada segala kehancuran dan kerosakan.

Pendapat Syeikh Muhammad Abduh ini berdasarkan kenyataan bahawa al-Quran pertama kali diturunkan pada malam al-Qadar. Turunnya al-Quran pada dasarnya adalah watikah pelantikan Muhammad sebagai nabi dan rasul yang bertanggungjawab menyampaikan risalah Islam. Begitu juga dalam mengubah corak hidup manusia daripada alam jahiliah kepada suasana Islam. Ertinya malam al-Qadar itu adalah malam disyariatkan Islam kepada umat Nabi Muhammad sebagai agama penyelamat untuk seluruh alam.

Ada ulama lain yang menyatakan bahawa penyebab dikatakan dengan malam al-Qadar kerana pada malam itu Allah menetapkan takdir setiap makhluk baik berupa rezeki, umur atau sakit atau sihatnya seseorang untuk jangka masa setahun, iaitu dari malam al-Qadar tahun ini hingga ke malam al-Qadar tahun depan.

Mengenai jatuhnya malam al-Qadar, ulama berbeza pendapat mengenainya. Imam Nawawi berkata bahawa sebahagian ulama menyatakan malam itu bergilir dari tahun ke tahun. Ertinya apabila pada tahun ini berlaku pada malam 29 Ramadan, maka tahun akan datang datang pada malam berbeza.

Hal sama dikatakan oleh Ibn Hazm bahawa Lailatul Qadar itu ada kalanya pada malam 21, 23, 25, 27 atau 29 Ramadan.

Sementara menurut jumhur ulama, Lailatul Qadar berlaku pada malam yang sama pada setiap Ramadan iaitu pada malam 27 Ramadan. Ini berdasarkan hadis Rasulullah daripada Ubai bin Ka'ab yang diriwayatkan oleh Tirmizi dan hadis dari Mu'awiyah yang diriwayatkan Abu Dawud. "Saya mendengar Rasulullah bersabda carilah Lailatul Qadar itu pada malam 27."

Sebahagian sahabat dan ulama mencuba menentukan Lailatul Qadar dengan cara lain, iaitu menggunakan rumusan tertentu.

Ibnu Abbas berkata bahawa surah al-Qadr itu terdiri daripada 30 kalimah. Kata salamum hiya (selamat sejahteralah malam itu) berada pada kalimah yang ke-27. Oleh itu Ibnu Abbas menyatakan bahawa malam al-Qadar berlaku pada malam ke-27.

Sementara sebahagian ulama menyatakan bahawa kalimat Lailatul Qadr terdiri daripada sembilan huruf. Dalam surah al-Qadr kata-kata Lailatul Qadr itu diulang-ulang sebanyak tiga kali. Maka sembilan darab tiga adalah 27. Maknanya Lailatul Qadar itu berlaku pada malam 27.

Sementara ulama lain seperti Ahmad Marzuk dan Ibnu Arabi berpendapat bahawa Lailatul Qadar itu berlaku pada malam Jumaat ganjil pada 10 malam terakhir Ramadan.

Namun dalil yang paling kuat mengenai Lailatul Qadar adalah hadis daripada Aishah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. "Carilah sedaya-upaya kamu Lailatul Qadar itu pada sepuluh malam ganjil pada akhir Ramadan."

Perbezaan pendapat sahabat dan ulama ini sebenarnya adalah satu kenyataan bahawa tidak ada satu dalil jelas yang menunjukkan bila malam ini berlaku. Tetapi sahabat dan ulama bersepakat dengan hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Aishah tadi bahawa malam itu berlaku pada sepuluh malam ganjil akhir Ramadan.

Menurut Prof Wahbah al-Zuhayli, sebab dirahsiakan Lailatul Qadar supaya umat Islam sentiasa berusaha beribadah pada setiap malam Ramadan tanpa menumpukan pada satu malam saja. Ini kerana setiap malam pada Ramadan memiliki hikmah dan rahsia tersendiri.

Tanda-tanda berlakunya Lailatul Qadr

Di antara tanda yang sempat terlihat pada masa Nabi s.a.w adalah bahwasanya ketika baginda bersujud di waktu Subuh di atas tanah yang dibasahi dengan air, ertinya bahawa pada malam itu turun hujan sehingga baginda sujud di atas tanah yang berair.

Lailatul Qadr adalah malam dibukanya seluruh pintu kebaikan, didekatkannya para kekasih Allah, didengarkannya permohonan dan dijawabnya segala doa, amal kebaikan pada malam itu ditulis dengan pahala sebesar besarnya, malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Maka hendaknya kita berusaha untuk mencarinya dengan bersungguh-sungguh.

Malam itu tenang dan hening, keadaannya tidak dingin dan tidak panas; siangnya pula memancarkan cahaya matahari yang warnanya pucat; pada malam itu juga malaikat Jibril akan menyelami orang yang beribadat pada malam itu dan secara tiba-tiba kita akan rasa sangat sayu dan kemudiannya menangis teresak-esak.

Ada pendapat yang berkata, bahawa orang yang menemui lailatul qadar akan melihat nur yang terang benderang di segenap tempat hingga keseluruhan ceruk yang gelap gelita.

Ada pula menyatakan bahawa kedengaran ucapan salam dan kata-kata yang lain daripada malaikat.

Ada juga yang melihat segala benda termasuk pohon-pohon kayu rebah sujud.

Ada yang berkata doa permohonannya makbul.

Fokus umat pada malam tersebut

Lailatul Qadr seperti yang dijelaskan di atas, adalah masa yang paling sesuai untuk mengajukan segala permohonan kepada Allah SWT, apa yang perlu dilakukan pada malam tersebut ialah dengan perkara-perkara berikut:

Menghayati malam tersebut dengan ibadah

Beriman dengan yakin bahawa malam lailatul qadar itu adalah benar dan dituntut menghayatinya dengan amal ibadah.

Amal ibadah itu dikerjakan kerana Allah semata-mata dengan mengharapkan rahmat dan keredhaanNya.

Kesimpulan, persoalan bila sebenarnya berlakunya Lailatul Qadr, hanya Allah SWT sahaja yang tahu.

Apa yang telah dinyatakan kepada kita melalui hadis-hadis Nabi s.a.w ialah tanda-tanda dan juga malam-malam yang kemungkinan berlakunya Malam al-Qadr.

Berdasarkan hadis Nabi s.a.w menghidupkan 10 malam terakhir dengan beriktikaf, ramai di kalangan ulama' cenderung mengatakan bahawa malam tersebut kemungkinan besar akan berlakunya Malam al-Qadr.

Mengenai cerita pelik yang berlaku, usahlah dijadikan pegangan, oleh kerana para sahabat juga mencari Malam Al-Qadr dengan berdasarkan tanda-tanda yang telah Nabi saw ceritakan kepada mereka. Malah, tidak terdapat sebarang periwayatan mengenai apa yang telah dilihat oleh para sahabat. Maka tidak melihat, tidak bermakna tidak mendapat ganjaran Malam al-Qadr!

Fikir masalah umat ketika sedang beritikaf adalah ibadat

Bukan sahaja melakukan ibadat qiyamullail itu dikira sebagai satu amal ibadat yang baik di sisi Allah SWT, malah memikirkan sesuatu khususnya mengenai masalah yang melanda umat Islam hari ini juga dikira sebagai ibadat yang besar, apatah lagi ketika menjalani proses beri’tikaf dalam masjid pada malam-malam terakhir Ramadan.

Lebih-lebih lagi masalah umat secara global, sama ada keruntuhan moral, perilaku, akhlak di kalangan remaja lelaki mahupun perempuan, masalah krisis keyakinan terhadap Islam di kalangan mereka yang mempunyai profil tinggi dan lain-lain, kesemua itu dapat ditangani jika masing-masing memainkan peranan sebagai hamba Allah yang mempunyai jati diri sebagai orang yang bertakwa seperti yang dituntut dalam ayat mengenai matlamat pelaksanaan ibadat puasa.

Fadilat Lailatul Qadr

Mungkin terdapat sesetengah orang menyangka bahawa mendirikan Qiyamullail pada disepertiga (1/3) malam iaitu dengan hanya bersolat Tarawih (Qiyam Ramadan) berjemaah pada awal malam, iaitu selepas Solat Ba'diyah Isya'. Apakah orang seperti ini mendapat ganjaran atau pahala seperti mereka yang bersolat di malam Al-Qadr (sekiranya berlaku Lailatul Qadr pada malam tersebut)?

Berkata Muhaddis terkenal, Sheikh Nasyirudin Al-Albani (didalam buku Risalah Qiyam Ramadan) :

"Sebaik-baik malam ialah Malam Al-Qadr, kerana baginda s.a.w bersabda :'Barangsiapa yang berqiyam pada Malam Al-Qadr (berjaya mendapatkannya) dengan keimanan dan pengharapan, telah diampunkan dosa-dosa yang telah lalu' - [Hadith riwayat kedua Sheikh dari hadith Abu Hurairah, Ahmad 5/318].

Sementara Sheikh Dr Yusuf Al-Qaradhawi menceritakan mengenai syarat beramal pada malam Al-Qadr, katanya :

"Membawa kepada apa yang harus dilakukan oleh seorang Islam pada malam tersebut ialah : bersolat Isya' berjemaah, Solat subuh berjemaah dan pada malamnya mendirikan qiyamullail.

Di dalam Sahih diriwayatkan bahawa Nabi bersabda :"Barangsiapa yang bersolat Isya' berjemaah, seolah-olah ia berqiam di separuh malam, dan barangsiapa yang bersolat subuh berjemaah, seolah-olah ia bersolat disepanjang malam tersebut. (Riwayat Ahmad, Muslim dan lafaznya, dari hadis Osman, Sahih Jami' Saghir - 6341).

Dan tujuannya ialah : Barangsiapa yang bersolat Subuh dengan tambahan-tambahan di dalam waktu Isya', adalah sebagaimana yang diriwayatkan di dalam Hadis Abu Daud dan Tirmizi :

"Barangsiapa yang solat Isya' berjemaah bagaikan berqiyam separuh malam, dan barangsiapa bersolat Isya' dan Fajar bagaikan ia berqiyam sepenuh malam (sumber yang sama - 6342)."

Semoga tahun ini kita mendapat rezeki untuk bertemu dengan Lailatul Qadr, iaitu satu malam yang penuh dengan misteri, supaya pahala amalan kita dilipat gandakan oleh Allah dan dikira sebagai amal-amal yang solih, Insya Allah

Sumber dari HarakahDaily.Net

Iftar @ MS Garden Hotel


Fifi and Abah enjoying the food... quite ok lah... tapi tak sempat nak snap gambar makanan... alahh... makanan semua standard je kan..
Tengok-tengok, kat sebelah tu my ex-neighbour... skrang ni dah jadi trend, Non-Muslims pun berebut-rebut gak nak bukak posa kat bufet Ramadhan kan... Inilah 1 Malaysia !! Mimi's so sweet in her pink baju kurung :p

Thanks to Maybank Private Banking sudi ajak kitorang bukak posa sama2.. You are the best !